Awalnya heran ketika saya mendengar nama Koprol dari seorang rekan di Plurk, “Apa itu Koprol? Jungkir balik ya?”, dalam hati saya. Namun, penjelasan yang diutarakan salah seorang Kops menggugah rasa penasaran saya dan akhirnya ikut bergabung di situs jejaring sosial (socmed) ala Indonesia ini. Untuk informasi lebih lanjut mengenai Koprol dan sejarahnya dapat diperoleh di halaman ini.
Sebelum mengenal dan bergabung di Koprol, saya juga pernah dan sering “bermain” di Facebook, Plurk, Twitter, dan Friendster, bahkan beberapa rekan yang lain memiliki akun di Foursquare, Formspring, forum Kaskus, dan lainnya.
Lalu, apa yang membuat saya dan rekan-rekan Kops (sebutan singkat untuk para Koprolers) betah di rumah ini dibandingkan “bermain” di situs socmed lainnya? Pertanyaan ini sering juga diutarakan para newbie yang baru bergabung dan juga rekan-rekan saya yang sudah menjajal socnet lain. Berikut ulasan singkat dari saya dan rekan-rekan Kops :
Rasa kekeluargaannya lebih tinggi
“Tentu saja Koprol lebih terasa kekeluargaannya, kan buatan Indonesia, isinya kebanyakan orang Indonesia!”, cetus salah seorang Kops. Yup, benar sekali, Koprol merupakan socmed buatan Indonesia yang berkantor di Jl. Radio I No. 25, Barito, Kebayoran Baru, Jakarta.
Ikatan kekeluargaan yang ada, secara langsung terbentuk di masing-masing Kops setelah beberapa kali saling bertegur sapa dan beradu komentar, didukung juga dengan sering diadakannya pertemuan dan events (kopi darat = kopdar) antarKops yang makin mempererat tali silaturahmi. Di sini juga terbentuk beberapa komunitas kecil (unofficial Koprol communities) baik dari background kewilayahan (misal : sikodok, koper), hobi (misal : kophography, kopdarjajan), maupun informasi (misal : kopsta, kopsbikes).
Ada hal yang perlu diingat bahwa Koprol juga menyediakan fitur Report Abuse bagi users nakal yang “bermain” tidak sesuai aturan. Kops dapat melakukan reporting terhadap users tersebut dan saling mengingatkan kepada Kops lain untuk melakukan hal yang sama kepada users yang nakal tersebut. Dengan fitur ini, silaturahmi antarKops akan terjaga.
Location-based socmed untuk menambah teman
Koprol merupakan socmed berbasis lokasi yang sebenarnya juga mengadopsi fitur dari Facebook untuk dapat berbagi foto, Twitter dengan fitur microblogging dan mention-nya, serta Foursquare yang juga berbasis lokasi. Dengan kombinasi tersebut serta fitur check-in yang ada di Koprol, user dapat menentukan di lokasi mana dia berada, sekaligus meng-upload foto dan memberikan reviu atau informasi terhadap lokasi tersebut apakah bagus atau buruk, untuk diperlihatkan dan dikomentari Kops lainnya.
Sesuai dengan lokasinya, user dapat mengetahui Kops lain yang berada di lokasi yang sama maupun yang dekat dengannya walaupun belum saling mengenal satu sama lain. Selain itu, bagi beberapa lokasi yang belum tersedia, user dapat memberikan suggestion kepada Admin Koprol untuk menambahkannya, di dalamnya termasuk alamat jelas, kelurahan, kecamatan, dan propinsi ditambah dengan tagging koordinat untuk mapping. Dari fitur inilah Koprol jadi asyik untuk “dimainkan” tanpa perlu menggunakan GPS.
Banyak komunitas, banyak events
Jelas, lebih banyak teman tentu lebih banyak events yang dapat diselenggarakan, karena lebih banyak pasti lebih seru. Komunitas yang telah terbentuk di masing-masing daerah, antara lain : koper (Bekasi), b_kops (Bandung), sikodok (Depok, Jawa Barat), sukoco (Surabaya), daengkops (Makassar), matador (Tangerang), kopijos (Yogyakarta dan Solo), kopilampung (Lampung), kodrat (Jakarta Barat), disusul nojako (Jakarta Utara) yang baru dibentuk beberapa minggu lalu, serta komunitas lainnya. Dari komunitas-komunitas inilah events terbentuk. Hingga tulisan ini dibuat, Kops telah menyelenggarakan beberapa events secara official maupun unofficial, sebut saja beberapa komunitas khusus yang dibuat untuk events ini, misalnya kopdarjajan dan kopdarmini. Kegiatan semacam ini bersifat non-formal dan terbuka bagi seluruh Kops.
Makin seru! Mari berbagi
Sebelum versi finalnya dirilis (Beta version) dan bergabung dengan Yahoo.com, Koprol telah digandrungi masyarakat Indonesia dengan laju pertumbuhan users yang cepat. Beberapa fitur yang ada pun masih dalam kondisi “bongkar-pasang”. Pada versi beta, feedback Kops kepada Admin Koprol turut memengaruhi tambal sulam Koprol, mungkin hal inilah yang membuat Kops ikut merasa memiliki Koprol dan kondisi inilah yang membuat Koprol makin seru untuk “dimainkan”.
Bagi Anda user Yahoo!, Google, Facebook, dan Twitter, kini bergabung ke Koprol dapat langsung menggunakan username dan password di akun tersebut.
Fitur sharing juga dapat dilakukan untuk updating status Anda melalui Koprol ke beberapa socmed lainnya seperti Yahoo!, Facebook, dan Twitter, serta updating lokasi Anda ke FireEagle.
Bagi Anda yang sering bepergian tidak perlu khawatir ketinggalan ngeroll bersama Kops, karena masih dapat menggunakan Koprol dalam versi mobile di alamat m.koprol.com.
Untuk pemula dan beberapa tips “bermain” Koprol dapat Anda temukan dengan berkunjung ke blog resmi Koprol atau ke situs unofficial Koprol di komunitas sikodok.
Selamat ngoprol, Kops!
Okanieba here!
DISCLAIMER: Saya bukan pegawai Koprol atau Yahoo!, agensi, ataupun kerabat bisnis yang mendapatkan keuntungan berupa materiil dari tulisan ini. Saya menulis semata-mata hanya untuk menunjukkan bahwa socnet Indonesia tak kalah menarik dengan milik negara lain.


hm…saya juga belum tahu koprol lebih jauh,,,makasih infonya…
koprol rocks!
very like this
[...] Original Post: http://okanieba.wordpress.com/2010/07/01/koprol-di-mata-saya-dan-kops/ [...]
keren… ^^ baru baca…
Terima kasih Aiminako
Mohon maaf, informasi yang saya berikan di dalam artikel ini tidak up to date. Artikel ini saya jadikan sebagai history perkembangan Koprol.