Salahnya kantor saya kalau Indonesia masih mengimpor garam? Mengapa Indonesia masih mengimpor garam, garam jenis apa yg diimpor, dan untuk keperluan apa sampai mengimpor garam segala?
Selentingan pertanyaan seperti itu seringkali saya dengar dari beberapa kerabat. Berikut saya coba berikan ulasan ringan mengenai hal tersebut.
“Salahnya kantor saya kalau Indonesia masih mengimpor garam?“
Secara keseluruhan sih tidak. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memang sebagai salah satu regulator dalam hal ini, namun banyak faktor yang menyebabkan kisah impor garam ini. Banyak cerita panjang di balik kisah garam nasional, yang saya tidak mampu menjawabnya.
“Mengapa Indonesia masih mengimpor garam, garam jenis apa yg diimpor, dan untuk keperluan apa sampai mengimpor garam segala?“
Indonesia memiliki pantai yang luas, seharusnya mampu menghasilkan garam yang banyak dan berkualitas, namun tidak untuk saat ini, kita belum mampu. Indonesia masih mengimpor garam untuk jenis garam industri, yaitu yang digunakan sebagai bahan baku atau katalis dalam berbagai jenis industri (misal: penyamakan kulit hewan, tekstil, dan kosmetik). Tentu saja untuk keperluan industri dibutuhkan garam berkualitas, namun lagi-lagi kita belum bisa memenuhi permintaan pasar untuk yang satu ini. Yah.. kemampuan petani garam kita sebagian besar baru sebatas untuk garam konsumsi (garam dapur) yang kebanyakan berada di kualitas ke-3.

- Sumber: http://ooyi.files.wordpress.com
Sekedar informasi ringan, bahwa untuk menghadapi kendala ini, KKP bersama Kementerian Perindustrian dan stakeholder terkait telah memperoleh solusi mengatasinya, yakni penggunaan suatu formula untuk menjadikan garam nasional kita berkualitas satu. Tapi mungkin masih membutuhkan waktu tuk dirilis. Sebut saja Ramsol kepanjangan dari Garam Solusi, yaitu sebuah hasil temuan dari mantan seorang PNS Departemen Perindustrian dan Perdagangan, Hasan Achmad Sujono, yang memang fokus terhadap permasalahan garam di Indonesia. Beliau telah menciptakan suatu bubuk yang dapat meningkatkan kualitas garam. Semoga saja suatu saat nanti berkat temuan beliau, Ramsol dapat memajukan industri garam rakyat setara dengan garam kelas industri di luar negeri, sehingga kita tidak perlu lagi mengimpor garam. Amiin.
Salah satu referensi :
